Senin, 29 Februari 2016

Untuk Masa Depan


Wujud nyata mimpimu ada pada masa depanmu.
Jadi, siapkan mimpi terbaikmu untuk masa depan terbaikmu.
Dimulai dari sekarang, untuk masa yang akan datang.

Minggu, 28 Februari 2016

Arti Mimpi


Mimpi, sebuah kata sederhana yang kata banyak seringkali disepelekan oleh banyak orang. Ya, berapa banyak orang yang kita temui sering kali melecehakan dan merendahkan mimpi-mimpi sederhana yang kita miliki. Coba kita ingat, pernahkah ada orang yang bilang, “ah, itu nggak bakalan terwujud.” Ketika kita bercita-cita untuk menjadi sesuatu? Ya, cukup banyak. Namun sebenarnya, seberapa pentingkah mimpi, impian, cita-cita bagi kita? Seorang anak bangsa yang sedang bertumbuh menuju kedewasaan.
Berbicara mimpi, kita tidak akan membahas mengenai orang-orang biasa, kita tidak akan bicara mengenai orang-orang yang mencemooh. Kita bicara tentang orang-orang besar yang sudah mencapai banyak hal. Ya, kita akan bicara tentang seorang Soekarno, Hatta, Abraham Lincoln, Wilbur dan Orville Wright, Cristiano Ronaldo, Michael Jordan dan masih banyak tokoh-tokoh besar lainnya. Ya, kita akan bicara tentang mereka dan kita. Kenapa kita harus bicara tentang mereka? Karena merekalah yang telah membuktikan bahwa mereka hidup dari mimpi, mereka besar karena mimpi, mereka berhasil karena mimpi.
Masih kita ingat bagaimana mimpi Soekarno dan Hatta yang ingin melihat bangsanya hidup dari usaha mereka dan merdeka seutuhnya, kita masih ingat bagaimana Abraham Lincoln bermimpi menhapuskan perbudakan atas dasar perbedaan ras di Amerika, kita belum lupa bagaimana Wilbur dan Orville Wright bermimpi melihat manusia bisa terbang di angkasa, kita takkan pernah bisa lupa bagaimana Cristiano Ronaldo memiliki mimpi menjadi pesepakbola terbaik, tentunya kita takkan lupa bagaimana Michael Jordan Bermimpi menjadi pebasket terbaik sepanjang masa. Dan sekarang bisa kita rasakan warisan mereka yang begitu luarbiasa. Karena apakah? Ya, hanya jawaban sederhana yang bisa kita hadirkan sembari menikmati warisan karya mereka. Mimpi!
Manusia-manusia terbaik hidup karena mimpi! Karena mimpi yang tertanam di hati menghasilkan sugesti bagi diri untuk mewujudkannya. Karena mimpi kita akan bangun lebih pagi untuk melakukan hal-hal yang tidak dilakukan manusia-manusia biasa. Karena mimpi kita akan tertidur lebih malam untuk bekerja dibandingkan manusia-manusia biasa. Karena mimpi kita akan bekerja melebihi batas-batas yang kita miliki, karena mimpi kita akan hidup.
Ya, sahabat! Kita takkan bisa menjadi luar biasa tanpa mimpi. Maka bermimpilah setinggi-tingginya, sekuat-kuatnya, sekeras-kerasnya. Karena mimpi kita akan menuntun kita menjadi pribadi berkarakter, menjadi pribadi luarbiasa yang takkan pernah kita duga sebelumnya. Bermimpila karena mimpi kita akan menjadi penuntun jalan terbaik yang kita miliki. Jangan takut bermimpi, jangan takut dicemooh, karena mereka-mereka yang mencemooh sejatinya hanya iri karena mereka tidak memiliki mimpi seindah mimpi-mimpi yang kita miliki dan kita perjuangkan. Salam Semangat untuk Indonesia Optimis!
"Mimpi adalah faktor pembeda antara orang hidup dengan orang mati". (Anonim)


Seringkali lingkungan mencemooh tatkala kita mengutarakan tentang keinginan-keinginan yang bagi mereka dianggap terlalu muluk alias lebay. " jangan mimpi deh kamu!" begitulah kira-kira ungkapan yang sering mereka ucapkan. Sehingga apabila kita tidak kuat mental, ibarat bunga layu sebelum berkembang, mimpi itu pudar sebelum kita sempat melakukan action untuk mewujudkannya. Padahal ketika kita mampu mengelola mimpi secara positif, maka mimpi itu akan menjadi kekuatan yang mampu mendorong kita untuk bergerak maju. Mimpi mampu memberikan kita motivasi untuk melakukan semua upaya mewujudkannya. Mimpi adalah sebuah tujuan atau sebuah visi yang menjadi pijakan untuk menetapkan langkah-langkah strategis. Purdhi E. Chandra ( pendiri Primagama ) pernah menyebutkan dalam sebuah artikelnya bahwa mimpi adalah bagian visi kita yang akan menjadi blue print dari sebuah kenyataan. Bahkan dikatakan rejeki yang kita inginkan bisa mengikuti mimpi kita. Dalam banyak realitas, rejeki itu sering berbanding lurus dengan mimpi kita. Ini wajar dan sangat rasional karena biasanya orang yang mempunyai mimpi cenderung memiliki energi berlebih dalam melakukan upaya-upayanya.

Sepanjang kita masih bernafas jangan pernah takut bermimpi, jangan takut dianggap abnormal untuk melakukan upaya-upaya mewujudkannya. Memang pada awalnya kebanyakan pemimpi itu dianggap "Gila" oleh lingkungan yang tidak mensupportnya. Banyak contoh orang besar dan sukses berangkat dari mimpi yang membuat mereka dicap "abnormal". Sebut saja Supeno "si Pembelah Bukit". Lelaki dusun dari Kabupaten Kediri yang hanya jebolan SR ini pada awalnya juga banyak dicibir oleh orang-orang disekitarnya ketika mencetuskan ide dan mimpinya untuk membelah bukit dikampungnya dan memasang saluran air bersih bagi warga sekitarnya. Tetapi dia bergeming, karena ia merasa prihatin dengan kondisi lingkungannya yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih dimana warga harus memutar sejauh 2 km menuju sumber mata air Rau-Rau yang memang letaknya terhalang bukit. Sedangkan jatah air bersih dari pemerintah cuma datang seminggu sekali setiap hari rabu (dan katanya warga disana dulu mandinya ya tiap hari rabu itu). Dengan niatan, kenekatan dan kerja kerasnya yang tumbuh karena impiannya untuk memberikan kemudahan bagi warga untuk mendapatkan air bersih, dia melakukan hal yang inspiratif yaitu berupaya mewujudkan semuanya dengan biaya pribadi tanpa bantuan siapapun termasuk pemerintah sekalipun. Pada awalnya banyak yang menganggap dia nggak waras karena menghambur-hamburkan uang untuk misi yang mustahil bagi ukuran warga sekitar, apalagi Supeno sendiri bukan termasuk orang yang berlimpah materi. Namun setahun berselang, kerja keras, kesabaran dan pengorbanan Supeno terbayar. Pada tahun 1991 semua warga yang ada di dusun tersebut bisa menikmati air bersih tanpa harus jauh-jauh berjalan memutari bukit melainkan langsung dari rumah mereka karena Supeno juga membuatkan saluran air ke rumah warga dengan pipa paralon kecil. Atas prestasinya ini Supeno menerima penghargaan Kalpataru dari Presiden RI (dan masih banyak penghargaan yang lainnya).



Supeno hanya segelintir contoh nyata dari orang-orang yang sukses karena kekuatan mimpi. Sudah terbukti mimpi mampu merubah dunia. Mimpi mampu menghadirkan kekuatan bagi pemiliknya. Namun mimpi tidak akan memberikan dampak apapun dan hanya akan tetap sebatas angan-angan kalau kita bersikap pasif dan tidak mau melakukan usaha untuk mewujudkannya. Memang tidak mudah, semuanya memerlukan perjuangan dan pengorbanan. Sering kita mengalami kegagalan, tapi kita harus pantang berhenti, anggaplah itu sebagai proses belajar menuju kesuksesan. Toh disitulah letak kenikmatan yang sesungguhnya, kelak ketika kita bisa mencapai kesuksesan dalam mewujudkan mimpi kita. Akan ada banyak cerita perjuangan yang dramatis nan inspiratif yang akan lebih menarik untuk kita ceritakan pada anak cucu.

by: Ahmad Munir

sumber : http://usung-usung.blogspot.co.id/2015/01/arti-sebuah-mimpi.html

Pentingnya Sebuah Mimpi

http://mirajnews.com/

Tulisan ini ditulis oleh Dien Mochammad. Mahasiswa Fakultas Hukum UI 2011. Dien merupakan Asisten Trainer di CerdasMulia Leadership and Training Center.
Mimpi, sebuah kata sederhana yang kata banyak seringkali disepelekan oleh banyak orang. Ya, berapa banyak orang yang kita temui sering kali melecehakan dan merendahkan mimpi-mimpi sederhana yang kita miliki. Coba kita ingat, pernahkah ada orang yang bilang, “ah, itu nggak bakalan terwujud.” Ketika kita bercita-cita untuk menjadi sesuatu? Ya, cukup banyak. Namun sebenarnya, seberapa pentingkah mimpi, impian, cita-cita bagi kita? Seorang anak bangsa yang sedang bertumbuh menuju kedewasaan.
Berbicara mimpi, kita tidak akan membahas mengenai orang-orang biasa, kita tidak akan bicara mengenai orang-orang yang mencemooh. Kita bicara tentang orang-orang besar yang sudah mencapai banyak hal. Ya, kita akan bicara tentang seorang Soekarno, Hatta, Abraham Lincoln, Wilbur dan Orville Wright, Cristiano Ronaldo, Michael Jordan dan masih banyak tokoh-tokoh besar lainnya. Ya, kita akan bicara tentang mereka dan kita. Kenapa kita harus bicara tentang mereka? Karena merekalah yang telah membuktikan bahwa mereka hidup dari mimpi, mereka besar karena mimpi, mereka berhasil karena mimpi.
Masih kita ingat bagaimana mimpi Soekarno dan Hatta yang ingin melihat bangsanya hidup dari usaha mereka dan merdeka seutuhnya, kita masih ingat bagaimana Abraham Lincoln bermimpi menhapuskan perbudakan atas dasar perbedaan ras di Amerika, kita belum lupa bagaimana Wilbur dan Orville Wright bermimpi melihat manusia bisa terbang di angkasa, kita takkan pernah bisa lupa bagaimana Cristiano Ronaldo memiliki mimpi menjadi pesepakbola terbaik, tentunya kita takkan lupa bagaimana Michael Jordan Bermimpi menjadi pebasket terbaik sepanjang masa. Dan sekarang bisa kita rasakan warisan mereka yang begitu luarbiasa. Karena apakah? Ya, hanya jawaban sederhana yang bisa kita hadirkan sembari menikmati warisan karya mereka. Mimpi!
Manusia-manusia terbaik hidup karena mimpi! Karena mimpi yang tertanam di hati menghasilkan sugesti bagi diri untuk mewujudkannya. Karena mimpi kita akan bangun lebih pagi untuk melakukan hal-hal yang tidak dilakukan manusia-manusia biasa. Karena mimpi kita akan tertidur lebih malam untuk bekerja dibandingkan manusia-manusia biasa. Karena mimpi kita akan bekerja melebihi batas-batas yang kita miliki, karena mimpi kita akan hidup.

Ya, sahabat! Kita takkan bisa menjadi luarbiasa tanpa mimpi. Maka bermimpilah setinggi-tingginya, sekuat-kuatnya, sekeras-kerasnya. Karena mimpi kita akan menuntun kita menjadi pribadi berkarakter, menjadi pribadi luarbiasa yang takkan pernah kita duga sebelumnya. Bermimpila karena mimpi kita akan menjadi penuntun jalan terbaik yang kita miliki. Jangan takut bermimpi, jangan takut dicemooh, karena mereka-mereka yang mencemooh sejatinya hanya iri karena mereka tidak memiliki mimpi seindah mimpi-mimpi yang kita miliki dan kita perjuangkan. Salam Semangat untuk Indonesia Optimis!

Sumber http://arryrahmawan.net/pentingnya-sebuah-mimpi/

Bukan hanya untuk duniamu, tapi juga untuk akhiratmu



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhikWaP0rqT4cQ9oUBzWatse4X7-iTbEcJKbu1So4kwVD_JosYWfQc_EQwPm5AkJq3L3xRSwoZ6KGWfDBL4ouNdIby2b7orVG2RZnpqL2GfX0CSCG7B2DJ6145YC7GLQ_bTgQa6mAg6Zg/s1600/cita-cita.jpg
Ini adalah kisah inspirasi yang ku temukan dari www.kisahinspirasi.com, mungkin seperti inilah harapan setiap ibu bagi anaknya. Semoga menginspirasi dan memotivasi kita untuk selalu berjuang dengan sungguh terhadap apa yang kita cita-citakan. Selamat membaca..

Anakku sayang, bercita-citalah
Anakku, izinkan bunda menuturkan sebuah kisah.
Umar bin Abdul Aziz, seorang khalifah yang zuhud, senang beribadah dan berjihad, suatu kali pernah berkata. "Sesungguhnya jiwaku adalah jiwa yang mempunyai banyak cita-cita". 
Dia pernah bercita-cita menjadi amir, dia telah mendapatkannya. Dia bercita-cita menjadi seorang khalifah, juga telah didapatkannya. Sekarang, cita-citaku adalah surga, dan aku berharap mendapatkannya."

Lembar sejarah membuktikan, orang-orang besar umumnya memiliki cita-cita tinggi. Anakku, bukan hanya itu, mereka berusaha mewujudkan apa yang mereka cita-citakan dengan segenap upaya dan kesungguhan, dan umumnya mereka mampu meraih cita-cita yang telah mereka canangkan.

Bukan hanya kisah Umar bin Abdul Aziz yang akan bunda ceritakan. Ada kisah lain, tentang empat pemuda dengan cita-cita mereka. Suatu kali, Abdullah bin Umar, Urwah bin Zubair, Mushab bin Zubair dan Abdul Malik bin Marwan ra. berkumpul di pelataran ka'bah. Mushab yang bicara pertama kali dengan mengatakan,"Bercita-citalah kalian." Sahabat yang enggan mengatakan cita-citanya, meminta Mushab terlebih dulu menyampaikan cita-citanya.

Mushab bertutur,"Aku ingin kaum muslimin bisa menaklukkan wilayah Irak, aku ingin menikahi Sakinah puteri Husein dan Aisyah binti Thalhah bin Ubaidillah." Tahukah anakku, apa yang kemudian hari berlaku atas Mushab? Allah SWT memperkenankannya memperoleh apa yang ia cita-citakan.

Urwah bin Jubair kemudian menceritakan harapannya. "Aku ingin menguasai ilmu fikih dan hadits." Subhanallah, Urwah kemudian dikenal sebagai salah satu tokoh ulama fikih dan banyak meriwayatkan hadits.

Abdul Malik bin Marwan mengungkapkan cita-citanya. Ia menyatakan keinginannya untuk menjadi khalifah. Dan anakku, Abdul Malik bin Marwan kemudian menjadi khalifah di masa Daulah Umawiyah yang dikenal sebagai khalifah yang memiliki ilmu yang luas dan taat beribadah.

Terakhir, Abdullah bin Umar menegaskan cita-citanya. Tahukah anakku, apa cita-cita Abdullah bin Umar? Cita-citanya adalah, surga!


Anakku sayang, ambillah hikmah terbaik dari kisah itu. Apa yang menjadi cita-cita mereka? Cita-cita yang tinggi dan besar. Apakah engkau mengetahui, bagaimana mereka bisa mencapai cita-cita itu? Mereka mencapainya dengan perjuangan dan pengorbanan yang sungguh-sungguh diiringi dengan mental yang luar biasa. Bukan dicapai dengan menumbuhkan keminderan, kekalahan bahkan keputusasaan. Kekuatan tekad yang mereka miliki disertai dengan kerja keras juga doa kepada Allah SWT membuat mereka mampu mencapai apa yang mereka inginkan.

Perhatikan apa yang sejarah tulis mengenai perjuangan Umar bin Abdul Aziz. Kala diangkat menjadi pemimpin, ia tanggalkan kemewahan-kemewahan yang pernah dinikmatinya. Ia ganti kemewahan itu dengan segenap kesederhanaan. Ia bahkan meminta keluarganya untuk turut serta hidup dalam kesederhanaan itu. Yunus bin Syuaib bahkan berkata, "Sebelum menjadi khalifah, tali celananya masuk ke dalam perutnya yang besar. Namun, ketika dia menjadi khalifah, dia sangat kurus. Bahkan jika saya menghitung jumlah tulang rusuknya tanpa menyentuhnya, pasti saya bisa menghitungnya." Bukan hanya itu, Umar bin Abdul Aziz juga dikenal sebagai pemimpin yang menolak suap dalam bentuk apapun. Subhanallah.. Allah SWT memperkenankan Umar bin Abdul Aziz memperoleh keinginannya untuk menjadi khalifah dan Umar menjalankannya dengan penuh kesungguhan, perjuangan dan pengorbanan untuk menngapai cita-cita yang lain, surga!

Karena itu, anakku, bercita-citalah! Pancangkan cita-citamu setinggi mungkin. Iringi ia dengan kesungguhan, perjuangan dan pengorbanan untuk menggapainya. Semoga Allah SWT merahmatimu dengan memperkenankan cita-cita itu terwujud.

Bercita-citalah! Bukan hanya untuk duniamu, tapi juga untuk akheratmu. Rasulullah bersabda, "Dan jika kalian meminta kepada Allah, maka mintalah surga firdaus, sebab dia adalah surga yang paling tinggi." Anakku, tahukah engkau apa cita-cita seorang Rabiah bin Kaab? Cita-citanya adalah, menemani Rasulullah di surga!
-satu episode dalam Menikmati Peran Ibu-
Kisah inspirasi ini ditulis oleh Cahaya Afiati dalam situs eramuslim.com


Hikmah Yang dapat diambil  dari kisah inspirasi diatas :
1.     Milikilah cita-cita, kau tak pernah tahu bagaimana Tuhanmu kan mengabulkan cita-citamu.
2.     Ikhtiar mengejar cita-cita, dan tawakkal kepadaNya
3.     Jangan berputus asa dalam mengejar cita-citamu.

Sumber : http://www.kisahinspirasi.com/2012/08/kisah-kisah-inspirasi-anakku-sayang-bercita-citalah.html

Kembangkan Potensimu



http://www.muslimahcorner.com/wp-content/uploads/2015/11/balon.png
 muslimahcorner.com

Seperti yang telah kita ketahui, balon yaitu benda karet elastic yang bisa di tiup sampai menggelembung. Balon biasa digunakan untuk hiasan dalam acara pesta atau terkadang balon bisa membuat orang bahagia khususnya anak kecil. Balon tidak akan indah jika tidak diisi udara. Tapi jika kita mengisi udara itu berlebihan diluar daya elastisitasnya, maka balon itu tidak akan bisa digunakan sesuai dengan kegunaannya, melainkan balon itu akan meletus dan rusak.
Begitupun dengan diri kita yang memiliki potensi untuk berkembang, dengan cara mengisi diri kita tapi bukan dengan udara melainkan dengan hal-hal positif terutama ilmu, agar hidup kita menjadi indah dan bermanfaat untuk banyak orang. dan jangan mengisi diri kita dengan hal hal yg kurang baik dan di luar batas kemampuan kita,karena jika seperti itu,kita tak akan bisa berkembang dan bermanfaat bagi orang banyak,melainkan hidup kita akan hancur layaknya balon meletus. Jadi ,isilah hidup kita dengan ilmu dan hal hal yg baik. dan jangan mengisinya dengan hal yg tidak baik dan yang diluar batas kemampuan kita, agar kita bisa menjadi orang yg sukses sesuai dengan apa yang kita harapkan


http://dokumen.tips/documents/filosofi-balon.html


W = F.s




http://inspirably.com/

Rumus Fisika :
W = F . s
usaha (W), gaya (F), perpindahan (s)
jika W = 0 berapapun nilai (F), nilai (s) tetap NOL
so ?
“Tidak akan ada perubahan jika tidak ada usaha; bergaya model apapun jika tidak ada usaha hasilnya tetap NOL; tetapi setidaknya gaya itu perlu juga” By Harly Umboh


Senin, 22 Februari 2016

Memaksimalkan Kesempatan





Sebenarnya, dalam hidup, persiapkan diri kita sebaik mungkin, dan daripada menunggu kesempatan datang, lebih baik kamu menciptakannya. Dalam hidup butuh keberanian untuk bersikap dan bertindak. Memulai dan menciptakan kesempatan membutuhkan lebih dari sekedar keberanian, tapi juga totalitas. Waktu terus berjalan, belajarlah dari masa lalu, bersiaplah untuk masa depan, berikanlah yang terbaik untuk hari ini. 


Hari ini adalah mimpi-mimpi yang kita bangun kemarin hari, dan besok adalah mimpi kita hari ini. Maka bangunlah mimpi dengan baik.

Jangan buang waktumu dengan melakukan hal yang tidak perlu. Fokuslah pada hal yang menjadikan dirimu tumbuh menjadi lebih baik. Jangan membuang kesempatan yang tak pernah akan kembali lagi, karena hanya akan ada penyesalan setelahnya. Jadilah seperti orang yang selalu dikejar-kejar waktu, sehingga hidup akan fokus pada perubahan menuju Yag lebih baik. Gunakan waktu, dan jadilah yang terbaik. Pradipta Sarastika

Sumber : http://www.checkouthungerok.org/2014/10/memaksimalkan-kesempatan.html